Rembug Stunting Desa Mayang Upaya Cegah Kasus Gizi Buruk pada Anak

MAYANG -- Pemerintah Desa Mayang, Kecamatan Gatak menggelar Rembug Stunting Desa Mayang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo dalam rangka Penyusunan RKPDesa Tahuan 2025 dihadiri Kepala Desa Mayang Harjono, A.Md, Wakil Ketua BPD Drs. Maryono, Kepala Puskesmas Gatak dr. Siti Sulastijah, M.P.H. Babinsa Desa Mayang Ardi Gunawan dan Bhabinkamtibmas Syamsul Bahri.

Kepala Desa Mayang Harjono menyebut jika pencegahan stunting adalah program nasional yang dicanangkan Presiden Joko Widodo sehingga semua elemen pemerintahan termasuk tingkat desa untuk mendukung.

"Kita ingin menurunkan prevalensi stunting dan jika ada kasus stunting di Desa Mayang tentu akan kita tanggulangi. Program ini juga untuk pencegahan, jadi lebih baik mencegah daripada mengobati terutama pada kasus gizi buruk atau stunting," kata Harjono.

Kepala Puskesmas Gatak dr. Siti Sulastijah, M.P.H. menambahkan salah satu pencegahan stunting yang bisa dilakukan adalah fokus pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). 1.000 hari ini dimulai sejak di masa kandungan 9 bulan ditambah masa dua tahun menyusui ASI.

"Jadi pencegahannya dimulai sejak dini bahkan sebenarnya sejak remaja dengan memastikan tidak ada kasus anemia pada remaja putri. Jika sudah mengandung pastikan ibunya mendapat asupan nutrisi yang cukup lalu saat menyusui dengan ASI ekslusif selama dua tahun agar anak-anak kita tidak stunting," ujar dia.

Pemerintah Desa Mayang berkomitmen penuh untuk mencegah terjadinya kasus stunting atau gizi buruk pada balita atau anak dengan berbagai program, salah satunya dengan rembug stunting untuk membuat program-program pencegahan stunting di Desa Mayang.