Pelatihan KOKEDAMA dan ARUMI : Mendorong Kreativitas melalui Pembuatan Tanaman Hias Berbasis Media Bola Sabut Kelapa dan Air Freshener Berbahan Baking Soda

Desa Mayang – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan kegiatan Pelatihan KOKEDAMA dan ARUMI (Aroma Rumah Alami) bersama ibu-ibu PKK Desa Mayang RT 2 RW 4 pada tanggal 2 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kreativitas warga melalui budidaya tanaman hias serta pembuatan produk rumah tangga ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomis.

Kegiatan diawali dengan pelatihan KOKEDAMA, yaitu teknik menanam tanaman tanpa pot dengan memanfaatkan media tanam yang dibentuk menyerupai bola dan dibungkus menggunakan sabut kelapa. Teknik ini dikenal memiliki nilai estetika tinggi serta berpotensi menjadi peluang usaha bagi masyarakat.

Selanjutnya, peserta mengikuti praktik langsung membuat kokedama menggunakan bahan-bahan sederhana seperti media tanam, sabut kelapa, tali, dan berbagai jenis tanaman hias. Mahasiswa KKN mendampingi setiap peserta mulai dari proses pembentukan media tanam hingga tahap akhir perawatan tanaman agar kokedama dapat tumbuh dengan baik.

Setelah pelatihan kokedama selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan ARUMI (Aroma Rumah Alami), yaitu pembuatan air freshener berbahan dasar baking soda. Pada sesi ini, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai manfaat baking soda sebagai penyerap bau alami yang aman digunakan di dalam rumah. Peserta juga diperkenalkan pada berbagai pilihan essential oil yang dapat memberikan aroma segar sekaligus menciptakan suasana ruangan yang lebih nyaman.

Peserta kemudian mempraktikkan secara langsung proses pembuatan air freshener dengan mencampurkan baking soda dan essential oil ke dalam wadah yang telah disiapkan. Mahasiswa KKN mendampingi setiap tahapan pembuatan sehingga peserta dapat menghasilkan produk yang siap digunakan sebagai pengharum ruangan alami maupun sebagai produk yang berpotensi dikembangkan menjadi usaha rumahan karena bahan bakunya mudah diperoleh dan biaya produksinya relatif terjangkau.

Antusiasme ibu-ibu PKK terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif bertanya, berdiskusi, dan menunjukkan hasil karya masing-masing, baik berupa kokedama maupun air freshener alami yang telah dibuat. Melalui kedua pelatihan tersebut, peserta memperoleh keterampilan baru yang memanfaatkan bahan-bahan alami dan mudah ditemukan di sekitar lingkungan, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha berbasis produk ramah lingkungan.

Melalui kegiatan Pelatihan KOKEDAMA dan ARUMI, mahasiswa KKN Desa Mayang berharap ilmu yang diberikan dapat terus dikembangkan oleh masyarakat sebagai bentuk inovasi dalam menciptakan hunian yang asri, nyaman, dan sehat, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi keluarga. Program ini menjadi salah satu wujud sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mendukung pemberdayaan serta pengembangan potensi lokal Desa Mayang.

 

SUMBER : TIM KKN 245 UNS